Senin, 10 Januari 2011

Delima, Pembunuh Sel Kanker Payudara

Buah yang merah cantik dan segar ini memang sedang populer. Rasanya asam segar dengan semburat manis plus aroma yang wangi. Sebagai sumber antioksidan yang tinggi, delima bisa menangkal radikal bebas. Selain itu juga berkhasiat melawan banyak penyakit.

Delima atau yang dikenal dengan pomegranate dan produk olahannya kaya akan antioksidan polyphenols, seperti tannin dan anthocyanin. Jika membutuhkan kandungan antioksidan dalam porsi besar, maka delima adalah pilihan yang tepat. Kandungan antioksidan jus delima tiga kali lebih banyak dibanding red wine atau bahkan teh hijau.

Delima (punica granatum), pohonnya bisa mencapai tinggi hingga lima meter hingga delapan meter. Tanaman ini diperkirakan berasal dari Iran, dan telah lama dikembangbiakkan di daerah Mediterania. Bangsa Moor memberi nama salah satu kota kuno di Spanyol, Granada berdasarkan nama buah ini. Tanaman ini juga banyak ditanam di daerah Cina Selatan dan Asia Tenggara.

Delima ada tiga macam, yaitu delima putih, merah, dan ungu. Para penelitian menemukan pada jus delima terdapat adanya bahan – bahan tertentu  yang dapat menghambat penggerakan sel kanker dan melemahkan pengaruh protein yang diproduksi oleh tulang sumsum yang beresiko munculnya kanker prostat dan menyebar ke tulang.

Tidak hanya itu saja manfaat yang didapat, mengkonsumsi buah delima juga dapat mengurangi resiko  mencegah dan memperlambat pertumbuhan beberapa tipe kanker payudara. Sebab Ellagitannins yang terkandung di dalamnya mampu menghambat pertumbuhan kanker payudara yang berupa  estrogen responsif.

“Fitokimianya menekan produksi estrogen sehingga mencegah perbanyakan sel-sel kanker dan pertumbuhan tumor yang berupa estrogen responsif,” tutur tim peneliti di University of California-Riverside, seperti dikutip situs healthkey.  Ellagitannins pada buah delima bekerja dengan cara menghambat aromatase (enzim kunci yang digunakan tubuh untuk membuat estrogen dan berperan penting dalam pertumbuhan kanker payudara).
Buah yang merah cantik dan segar ini memang sedang populer. Rasanya asam segar dengan semburat manis plus aroma yang wangi. Sebagai sumber antioksidan yang tinggi, delima bisa menangkal radikal bebas. Selain itu juga berkhasiat melawan banyak penyakit.

Delima atau yang dikenal dengan pomegranate dan produk olahannya kaya akan antioksidan polyphenols, seperti tannin dan anthocyanin. Jika membutuhkan kandungan antioksidan dalam porsi besar, maka delima adalah pilihan yang tepat. Kandungan antioksidan jus delima tiga kali lebih banyak dibanding red wine atau bahkan teh hijau.

Delima (punica granatum), pohonnya bisa mencapai tinggi hingga lima meter hingga delapan meter. Tanaman ini diperkirakan berasal dari Iran, dan telah lama dikembangbiakkan di daerah Mediterania. Bangsa Moor memberi nama salah satu kota kuno di Spanyol, Granada berdasarkan nama buah ini. Tanaman ini juga banyak ditanam di daerah Cina Selatan dan Asia Tenggara.
...Buah delima juga dapat mengurangi resiko  mencegah dan memperlambat pertumbuhan beberapa tipe kanker payudara. Sebab Ellagitannins yang terkandung di dalamnya mampu menghambat pertumbuhan kanker payudara...
Delima ada tiga macam, yaitu delima putih, merah, dan ungu. Para penelitian menemukan pada jus delima terdapat adanya bahan – bahan tertentu  yang dapat menghambat penggerakan sel kanker dan melemahkan pengaruh protein yang diproduksi oleh tulang sumsum yang beresiko munculnya kanker prostat dan menyebar ke tulang...

Tidak hanya itu saja manfaat yang didapat, mengkonsumsi buah delima juga dapat mengurangi resiko  mencegah dan memperlambat pertumbuhan beberapa tipe kanker payudara. Sebab Ellagitannins yang terkandung di dalamnya mampu menghambat pertumbuhan kanker payudara yang berupa  estrogen responsif.

“Fitokimianya menekan produksi estrogen sehingga mencegah perbanyakan sel-sel kanker dan pertumbuhan tumor yang berupa estrogen responsif,” tutur tim peneliti di University of California-Riverside, seperti dikutip situs healthkey dan diberitakan detikHealth, Senin (27/12).  Ellagitannins pada buah delima bekerja dengan cara menghambat aromatase (enzim kunci yang digunakan tubuh untuk membuat estrogen dan berperan penting dalam pertumbuhan kanker payudara).
...Pada penelitian yang dilakukan oleh American Journal of Clinical Nutrition, buah delima kaya antioksidan dan bisa mencegah oksidasi LDL atau kolesterol jahat dalam tubuh, gangguan perut, gangguan jantung, kanker, perawatan gigi, reumatik, kurang darah dan diabetes...
Sementara itu jika meminum jus delima tiga kali atau lebih dalam sepekan, dapat menurunkan resiko terkena alzheimer hingga 76% dibandingkan orang yang tidak minum jus sama sekali.
Sedangkan pada penelitian yang dilakukan oleh American Journal of Clinical Nutrition, buah delima kaya antioksidan ini bisa mencegah oksidasi LDL atau kolesterol jahat dalam tubuh. Selain  itu khasiat buah delima bagi kesehatan antara lain dapat mencegah penyakit seperti: gangguan perut, gangguan jantung, kanker, perawatan gigi, reumatik, kurang darah dan diabetes.

Sementara itu jika meminum jus delima tiga kali atau lebih dalam sepekan, dapat menurunkan resiko terkena alzheimer hingga 76% dibandingkan orang yang tidak minum jus sama sekali.

Silakan Merokok Jika Ingin Miskin Tujuh Turunan

JAKARTA (voa-islam.com) - Ngakunya nggak bisa beli susu atau telur karena nggak punya uang, padahal di tangannya terselip sebatang rokok. Banyak orang miskin yang berusaha melupakan kemiskinannya dengan merokok. Padahal orang miskin tidak sadar bahwa merokok bisa membuatnya terus miskin hingga tujuh turunan.

Di pedesaan, rokok sudah menjadi menu sehari-hari selain makanan pokok dan kopi yang selalu harus ada. Menurut hasil survei lembaga demografi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, besarnya pengeluaran untuk rokok adalah Rp 3.545 per hari atau Rp 106.350 per bulan. Ini setara dengan 26 persen penghasilan buruh tani tembakau per bulan. Dengan kata lain, seperempat upah buruh habis untuk dibakar.

Hasil survei juga menunjukkan bahwa 2 dari tiga laki-laki merokok dan perempuan juga sudah meningkat jumlahnya saat ini.

"Makanya untuk perempuan tolong cari suami yang syaratnya 'kalau mau menikah dengan saya harus nggak boleh merokok'," ujar Dr Sonny Harry B Harmadi, kepala Lembaga Demografi FEUI dalam acara Peningkatan Cukai Rokok: Antara Kepentingan Ekonomi dan Kesehatan di Hotel Sahid, Jl Sudirman, Jakarta, Rabu (17/2/2010).

Menurut Sonny, Indonesia merupakan negara yang paling terjangkau harga rokoknya di banding negara-negara lain. Proporsi pengeluaran rumah tangga orang Indonesia yang pertama adalah padi-padian dan yang kedua adalah tembakau. Sementara itu susu, telur dan makanan bergizi lainnya berada di urutan ke sekian.

"Rokok mengalahkan kebutuhan gizi pada rumah tangga miskin. Cobalah setiap orang punya pikiran 'kalau tidak merokok pasti tidak akan mati lebih cepat'," ujar Sonny.
...sampai usia 12 tahun, seorang anak akan mencontoh dan meniru semua perilaku orangtuanya. Jika orangtua mencontohkan perilaku merokok, perilaku itulah yang akan tertanam di otak si anak dan akhirnya ditiru...
Sonny juga memaparkan bahwa harga satu bungkus rokok merek terkenal setara dengan setengah kg telur, 2 kg beras, 1 liter minyak goreng dan lainnya. Jadi sebenarnya orang miskin bisa beli makanan bergizi jika tidak membeli rokok.

Makanya sampai ada istilah orang miskin yang merokok akan tetap miskin 7 turunan. "Pertama dia sendiri miskin, tidak bisa menyekolahkan anak-anaknya, tidak bisa memberi makanan bergizi, lalu anaknya jadi bodoh, tidak bisa mendapat pekerjaan, lalu menghasilkan generasi seperti itu seterusnya hingga tujuh turunan," ujarnya.

Asal tahu saja, sampai usia 12 tahun, seorang anak akan mencontoh dan meniru semua perilaku orangtuanya. Jadi jika orangtua mencontohkan perilaku merokok, perilaku itulah yang akan tertanam di otak si anak dan akhirnya ditiru olehnya.

Untuk itu dengan meningkatnya cukai tembakau sebesar 15 persen menjadi 44 persen per harga ecerannya pada 1 Januari 2010, diharapkan keluarga miskin dan anak-anak tidak akan membeli rokok dan teracuni oleh rokok.

"Tidak adil rasanya jika orang miskin dan anak-anak harus mengeluarkan biaya untuk rokok yang seharusnya bisa dibelikan kebutuhan lain yang lebih bermanfaat. Orang tua tidak apa-apa kalau mau merokok karena generasi mereka akan hilang sebentar lagi, tapi kalau anak-anak sudah merokok, Indonesia bisa mengalami lost generation," kata Sonny. [taz/detikHealth]

Manfaat Jilbab Menurut Islam dan Sains


Allah memerintahkan sesuatu pasti ada manfaatnya untuk kebaikan manusia. Dan setiap yang benar-benar manfaat dan dibutuhkan manusia dalam kehidupannya, pasti disyariatkan atau diperintahkan oleh-Nya. Di antara perintah Allah itu adalah berjilbab bagi wanita muslimah.  Berikut ini beberapa manfaat berjilbab menurut Islam dan ilmu pengetahuan.
1.    Selamat dari adzab Allah (adzab neraka)
“Ada dua macam penghuni Neraka yang tak pernah kulihat sebelumnya; sekelompok laki-laki yang memegang cemeti laksana ekor sapi, mereka mencambuk manusia dengannya. Dan wanita-wanita yang berpakaian namun telanjang, sesat dan menyesatkan, yang dikepala mereka ada sesuatu mirip punuk unta. Mereka (wanita-wanita seperti ini) tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya. Sedangkan bau surga itu tercium dari jarak yang jauh” (HR. Muslim).
Imam An-Nawawi rahimahullah menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan “Wanita-wanita yang berpakaian namun telanjang” ialah mereka yang menutup sebagian tubuhnya dan menampakkan sebagian lainnya dengan maksud menunjukkan kecantikannya.
“Wanita-wanita yang berpakaian namun telanjang” ialah mereka yang menutup sebagian tubuhnya dan menampakkan sebagian lainnya dengan maksud menunjukkan kecantikannya.
2.    Terhindar dari pelecehan
Banyaknya pelecehan seksual terhadap kaum wanita adalah akibat tingkah laku mereka sendiri. Karena wanita merupakan fitnah (godaan) terbesar. Sebagaiman sabda Nabi Muhammadshallallahu 'alaihi wasallam, “Sepeninggalku tak ada fitnah yang lebih berbahaya bagi laki-laki daripada wanita.” (HR. Bukhari)
Jikalau wanita pada jaman Rasul merupakan fitnah terbesar bagi laki-laki padahal wanita pada jaman ini konsisten terhadap jilbab mereka dan tak banyak lelaki jahat saat itu, maka bagaimana wanita pada jaman sekarang??? Tentunya akan menjadi target pelecehan. Hal ini telah terbukti dengan tingginya pelecehan di negara-negara Eropa (wanitanya tidak berjilbab).

3.    Memelihara kecemburuan laki-laki
Sifat cemburu adalah sifat yang telah Allah subhanahu wata'alatanamkan kepada hati laki-laki agar lebih menjaga harga diri wanita yang menjadi mahramnya. Cemburu merupakan sifat terpuji dalam Islam.
“Allah itu cemburu dan orang beriman juga cemburu. Kecemburuan Allah adalah apabila seorang mukmin menghampiri apa yang diharamkan-Nya.” (HR. Muslim)
Bila jilbab ditanggalkan, rasa cemburu laki-laki akan hilang. Sehingga jika terjadi pelecehan tidak ada yang akan membela.
4.    Akan seperti biadadari surga
“Dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang menundukkan pandangannya, mereka tak pernah disentuh seorang manusia atau jin pun sebelumnya.” (QS. Ar-Rahman: 56)
“Mereka laksana permata yakut dan marjan.” (QS. Ar-Rahman: 58)
“Mereka laksan telur yang tersimpan rapi.” (QS. Ash-Shaffaat: 49)
Dengan berjilbab, wanita akan memiliki sifat seperti bidadari surga. Yaitu menundukkan pandangan, tak pernah disentuh oleh yang bukan mahramnya, yang senantiasa dirumah untuk menjaga kehormatan diri. Wanita inilah merupakan perhiasan yang amatlah berharga.
Dengan berjilbab, wanita akan memiliki sifat seperti bidadari surga.
5.    Mencegah penyakit kanker kulit
Kanker adalah sekumpulan penyakit yang menyebabkan sebagian sel tubuh berubah sifatnya. Kanker kulit adalah tumor-tumor yang terbentuk akibat kekacauan dalam sel yang disebabkan oleh penyinaran, zat-zat kimia, dan sebagainya.
Penelitian menunjukkan kanker kulit biasanya disebabkan oleh sinar Ultra Violet (UV) yang menyinari wajah, leher, tangan, dan kaki. Kanker ini banyak menyerang orang berkulit putih, sebab kulit putih lebih mudah terbakar matahari.
Kanker tidaklah membeda-bedakan antara laki-laki dan wanita. Hanya saja, wanita memiliki daya tahan tubuh lebih rendah daripada laki-laki. Oleh karena itu, wanita lebih mudah terserang penyakit khususnya kanker kulit.
Oleh karena itu, cara untuk melindungi tubuh dari kanker kulit adalah dengan menutupi kulit. Salah satunya dengan berjilbab. Karena dengan berjilbab, kita melindungi kulit kita dari sinar UV. Melindungi tubuh bukan dengan memakai kerudung gaul dan baju ketat. Kenapa? Karena hal itu percuma saja. Karena sinar UV masih bisa menembus pakaian yang ketat apalagi pakaian transparan. Berjilbab disini haruslah sesuai kriteria jilbab.
6.    Memperlambat gejala penuaan
Penuaan adalah proses alamiah yang sudah pasti dialami oleh semua orang yaitu lambatnya proses pertumbuhan dan pembelahan sel-sel dalam tubuh. Gejala-gejala penuaan antara lain adalah rambut memutih, kulit keriput, dan lain-lain.
Penyebab utama gejala penuaan adalah sinar matahari. Sinar matahari memang penting bagi pembentukan vitamin Dyang berperan penting terhadap kesehatan kulit. Namun, secara ilmiah dapat dijelaskan bahwa sinar matahari merangsang melanosit (sel-sel melanin) untuk mengeluarkan melanin, akibatnya rusaklah jaringan kolagen dan elastin. Jaringan kolagen dan elastin berperan penting dalam menjaga keindahan dan kelenturan kulit.
Jilbab adalah kewajiban untuk setiap muslimah.
Krim-krim pelindung kulit pun tidak mampu melindungi kulit secara total dari sinar matahari. Sehingga dianjurkan untuk melindungi tubuh dengan jilbab.
Jilbab adalah kewajiban untuk setiap muslimah. Dan jilbab pun memiliki manfaat. Ternyata tak sekedar membawa manfaat ukhrawi namun banyak juga manfaat duniawinya. Jilbab tak hanya sekedar menjaga iman dan takwa pemakainya, namun juga membuat kulit terlindungi dari penyakit kanker dan proses penuaan.
Ternyata jilbab tak sekedar membawa manfaat ukhrawi namun banyak juga manfaat duniawinya.
Jilbab tak hanya sekedar menjaga iman dan takwa pemakainya, namun juga membuat kulit terlindungi dari penyakit kanker dan proses penuaan.
Demikianlah Allah memberi kasih sayangnya kepada wanita melalui syariat islam yang sempurna. (PurWD/Kaskus)